- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Lokasi Bencana Erupsi Semeru Jadi Spot Selfie, Bupati Lumajang Geram
POTRET BERITA — Bupati Lumajang Thoriqul Haq dengan tegas mengatakan, area terdampak letusan Gunung Semeru bukanlah tempat wisata. Ia meminta seluruh masyarakat untuk tidak mendekat ke wilayah terdampak tersebut.
Thoriq mengungkapkan, bahwa masyarakat yang ingin berfoto atau mengabadikan momen di area terdampak letusan Gunung Semeru, hanya akan menghambat proses evakuasi yang sedang berlangsung.

“Soal yang ingin foto-foto, jeprat-jepret, sudah. Bukan waktunya sekarang. Ini bukan tontonan, bukan tempat wisata,” tegas Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang ini, Kamis (9/12).
Thoriq menilai, jika aktivitas yang dilakukan masyarakat di area terdampak letusan Gunung Semeru ini membuat transportasi pengangkut bantuan terhambat.
Ia juga mengatakan, masyarakat yang ingin memberikan bantuan untuk warga terdampak dapat dilakukan melalui posko, misalnya, yang ada di Kecamatan Pronojiwo.
“Kendala itu banyak orang ke sana, termasuk mobil-mobil yang ke atas. Itu yang membuat masalah,” katanya.
Untuk mengurangi aktivitas masyarakat di area terdampak, pemerintah daerah meminta para personel Satbrimob Polda Jawa Timur untuk melakukan penyekatan.
Tidak hanya warga, petugas, TNI, Polri, hingga relawan pun dilarang untuk mendekat ke lokasi bencana atau daerah terdampak.
Yang diperbolehkan masuk ke wilayah terdampak hanya pihak-pihak yang melakukan penanganan bencana.
Personel Satbrimob Polda Jawa Timur juga melakukan dua titik penyekatan. Penyekatan tersebut dilakukan di depan Balai Desa Supiturang dan perempatan Tugu Pancasila.
Dari pantauan, titik terdampak paling parah berada di kawasan Umbulan, Dusun Sumbersari, yang banyak didatangi warga luar kawasan. Warga dari luar wilayah tersebut, datang dan banyak melakukan swafoto atau melakukan siaran langsung menggunakan akun media sosial.
Dampak letusan Gunung Semeru yang cukup parah terjadi di kawasan Umbulan di Dusun Sumbersari.
Tercatat setidaknya ada 20 hektar lahan pertanian yang rusak serta puluhan rumah mengalami kerusakan berat. Tidak hanya itu, ratusan warga juga harus mengungsi akibat bencana tersebut.
