Buaya Dengan Panjang 3 Meter Muncul di Pantai Legian Bali!
POTRET BERITA — Munculnya seekor buaya dengan panjang sekitar 3 meter dan berat sekitar 100 kilogram di pantai Legian, Bali, membuat heboh warga dan turis, pada Rabu (4/1).
BKSDA Bali mengungkapkan, ini adalah peristiwa kali pertama yang terjadi di pantai Legian. Kini, buaya yang mendekati pantai tersebut sudah diamankan petugas.
“Buaya (terlihat) berenang di bibir pantai dan untuk korban nihil,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi.
Dia menjelaskan, buaya tersebut ditangkap petugas gabungan sekitar pukul 15.00 Wita di pantai depan Hotel Padma, Legian.
Dewa Made Juliarta dan Mogik Biyantar, petugas Balawista di Pos 7 Pantai Kuta yang menemukan buaya itu menyebut, mereka melihat buaya itu berenang, lalu berjalan ke arah pantai depan Hotel Padma Legian.
Kemudian saksi langsung menghubungi Pos Induk Balawista, guna meminta bantuan personel lain untuk menangkap buaya tersebut.

Penangkapan dilakukan dengan menggunakan beberapa peralatan seperti tali, kain, dan lainnya. Usai tertangkap buaya lalu dibawa oleh tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Diduga dari habitat di Tahura Ngurah Rai
Kepala BKSDA Bali Agus Budi Santosa mengatakan, buaya itu mempunyai panjang hampir tiga meter dan berjenis kelamin jantan.
“Ini namanya buaya muara. Ini buaya jenis kelaminnya jantan, panjang kurang lebih 2,9 meter. Hari ini sudah berhasil kita tangkap dan kita amankan dulu,” kata dia.
Sampai saat ini, pihaknya menduga buaya muara itu berasal dari Tahura Ngurah Rai. Akan tetapi, dia pun belum bisa memastikannya.
Walau demikian, dia menyebut buaya-buaya muara dari Tahura Ngurah Rai yang memang habitat aslinya itu selama ini tak pernah sampai menyentuh Pantai Legian meski lokasinya tak jauh.
“Jadi, sebetulnya kita punya habitat asli buaya muara di dekat sini ada habitatnya yang namanya Tahura Ngurah Rai. Di sana, masih ada buayanya, kemungkinan besar buaya itu berasal dari sana. Karena memang habitat aslinya di sana, kalau di habitat aslinya masih ada. Tapi kan tidak sampai ke sini (Pantai Legian),” ujar Agus.
“Dan itu tidak masalah, karena memang [habitat asli] areanya ada di situ-situ saja. Yang belum kita pastikan, adalah buaya yang hari ini kita bawa apakah itu kita bisa pastikan dari Tahura atau berasal dari orang yang pelihara bertahun-tahun. Kemudian entah dilepaskan, entah terlepas itu yang belum kita tahu,” tambahnya.
