Bantu Pengamanan Mudik, Panglima TNI Kerahkan 18 Ribu Prajurit

POTRET BERITA — Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan, dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini, pihaknya akan mengerahkan sekitar 18 ribu personel untuk membantu Polri.

“Tentunya TNI akan mem-BKO kan prajurit untuk membantu Polri untuk pengamanan mudik lebaran ini. Di seluruh nanti Kodam maupun jajaran TNI AD, AL, dan AU kurang lebih 18.000 prajurit akan kita kerahkan,” ungkap Yudo ketika menghadiri Bazar TNI dalam rangka Idulfitri di Mabes TNI, Jakarta Timur, pada Kamis (13/4).

Bukan hanya membantu pengamanan, ia juga menyebut, TNI juga akan menyiapkan alutsista untuk mendukung aktivitas mudik masyarakat.

Sejauh ini, telah disiapkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin-592 yang akan berangkat dari Markas Kolinlamil, Jakarta pada 18 April, kemudian tiba di Mako Lanal Semarang pada 19 April dan tiba di Mako Satlinlamil 2 Surabaya pada 20 April.

Sementara pada arus balik, KRI berangkat dari Surabaya pada 25 April, sampai Semarang pada 26 April, dan Jakarta pada 27 April.

“Yang sudah sepakat kemarin Kolinlamil akan menggelar KRI dari Banjarmasin dari Jakarta-Semarang-Surabaya, Surabaya-Semarang-Jakarta,” ujarnya.

“Nanti TNI AD dan AU mungkin nanti dulu, apabila diperlukan kita akan siapkan, tentunya ini kan harus yang betul-betul emergency, prioritas,” tambahnya.

Kemudian, TNI juga akan mengadakan mudik bersama anggota dan keluarga. Yudo mengatakan, jika sebelumnya kegiatan ini sempat terhalang karena pandemi Covid-19.

“Mudik bersama ini juga kita acarakan nanti baik TNI AD, AL, AU, dan Mabes TNI untuk mudik bersama khusus prajruit. Kita berangkatkan secara bersama-sama naik bis ke daerah-daerah yang dituju,” katanya.