- Gempa Guncang Caracas, Ribuan Orang Bertahan di Luar
- Andy Burnham Muncul Usai Keir Starmer Mundur dari PM Inggris
- Kesepakatan Bersejarah AS-Iran, Trump dan Pezeshkian Teken Nota Perdamaian
- Ruang Bandara Israel Menipis Akibat Tanker Militer AS
- Kasus MBG Bertambah, Orang Dekat Sony Sonjaya Jadi Tersangka
Gempa Guncang Caracas, Ribuan Orang Bertahan di Luar
POTRET BERITA — Suasana mencekam masih menyelimuti sejumlah wilayah di Venezuela setelah gempa berkekuatan antara 7,2 hingga 7,5 magnitudo mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6).
Guncangan kuat yang berpusat di dekat ibu kota Caracas itu tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi ribuan warga.
Banyak penduduk memilih menghabiskan malam di ruang terbuka karena khawatir gempa susulan kembali terjadi. Jalanan, area parkir, hingga halaman terbuka berubah menjadi tempat berlindung darurat bagi warga yang enggan kembali ke rumah mereka.
Gempa besar tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan bertingkat mengalami kerusakan serius bahkan runtuh.
Selain itu, pasokan listrik di beberapa wilayah sempat terputus dan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Simon Bolivar juga terganggu hingga otoritas memutuskan menutup sementara operasional bandara.
Kondisi tersebut membuat masyarakat berada dalam situasi penuh ketidakpastian. Banyak warga mengaku masih diliputi rasa takut setelah merasakan guncangan hebat yang terjadi secara tiba-tiba.
Trauma Gempa Membuat Warga Bertahan di Ruang Terbuka

Sepanjang malam, berbagai sudut kota Caracas dipenuhi warga yang membawa kasur, matras, hingga selimut untuk bermalam di luar rumah. Sebagian lainnya memilih bertahan di dalam mobil karena merasa lebih aman dibandingkan berada di dalam bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan.
Laporan media lokal menyebutkan sejumlah keluarga sempat kembali ke rumah mereka untuk mengambil barang-barang penting. Namun, beberapa gempa susulan yang terjadi membuat mereka kembali berlarian ke jalan dan memilih tidak memasuki bangunan lagi.
Rasa cemas semakin meningkat karena informasi mengenai dampak kerusakan dan jumlah korban masih terus diperbarui oleh pihak berwenang. Banyak warga khawatir bangunan yang tampak berdiri kokoh sebenarnya telah mengalami kerusakan struktural yang sulit terlihat secara kasat mata.
Situasi ini membuat sebagian besar masyarakat memutuskan untuk tetap berada di area terbuka sambil menunggu kondisi benar-benar dinyatakan aman oleh pemerintah dan tim penyelamat.
Sejumlah Wilayah Siaga Hadapi Gempa Susulan
Di kawasan Lomas de Urdaneta yang berada di bagian barat Caracas, warga bersepakat menghabiskan malam bersama di area parkir terbuka. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko apabila gempa susulan kembali mengguncang wilayah tersebut.
Sementara itu, di kawasan Los Palos Grandes yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat runtuhnya beberapa bangunan, pemerintah setempat meminta warga untuk tidak terburu-buru kembali ke rumah mereka. Otoritas menilai masih ada potensi bahaya dari kerusakan bangunan yang belum sepenuhnya teridentifikasi.
Kondisi serupa juga terlihat di distrik 23 de Enero yang dikenal sebagai salah satu kawasan padat penduduk di Caracas. Banyak warga memilih menjauhi gedung apartemen bertingkat dan berkumpul di lokasi yang dianggap lebih aman.
Hingga kini, pemerintah Venezuela bersama tim penyelamat masih terus melakukan pendataan kerusakan serta memantau kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Sementara itu, ribuan warga tetap bertahan di ruang terbuka sambil berharap situasi segera membaik dan aktivitas kehidupan dapat kembali berjalan normal.
