Pembangkit Listrik Nuklir Spanyol Bocor Tewaskan 1 Orang

POTRET BERITA — Satu orang diberitakan tewas dan tiga orang lainnya terluka dikarenakan kebocoran gas karbon dioksida (CO2) pada pembangkit listrik bertenaga nuklir Asco di Catalonia, Spanyol, Rabu (25/11).

Tiga orang yang mengalami luka segera dibawa ke rumah sakit. Mereka dikabarkan menderita luka ringan akibat menghirup karbon dioksida, info dari layanan darurat wilayah itu.

Dikutip dari Reuters, kebocoran gas ini terjadi karena kegagalan sistem penangkal kebakaran.

Kebocoran Gas

Menurut keterangan dari dinas pemadam kebakaran Catalonia dalam pernyataan di Twitter, meski demikian, kejadian ini tidak ada hubungannya dengan material radioaktif apapun.

Petugas juga mengungkapkan jika mereka telah memeriksa kipas ekstraktor reaktor bersama dengan staf perusahaan PLTN untuk memastikan sistem tersebut bekerja dengan baik.

PLTN Asco sendiri terletak di Provinsi Tarragona bersama dengan pembangkit listrik lainnya, Vandellos II. Dikutip dari DW, pembangkit tersebut merupakan sumber listrik setengah kebutuhan energi Catalonia.

“Anomali sempat dialami Pembangkit listrik Vandellos II di bagian pemancar tekanan dan kini telah ditangani oleh regulator keselamatan”, kata Dewan Keamanan Nuklir (CSN) Spanyol.

Sebagai informasi, nuklir sendiri merupakan salah satu energi alternatif yang di gaungkan untuk dapat menggantikan energi fosil dalam pembangkit listrik di Spanyol.

Meski begitu, penggunaan energi ini bisa berdampak buruk apabila tidak ditangani dengan tepat. Kebocoran zat radioaktif bisa menjadi salah satu bahaya penggunaan energi nuklir.

Masalah pada PLTN

Sebelumnya, kecelakaan di reaktor PLT nuklir pernah beberapa kali terjadi. Contohnya saja di China, mereka mengakui terjadi kerusakan di tangki penyimpan uranium di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Taishan pada beberapa bulan lalu, namun mereka membantah ada kebocoran bahan radioaktif.

Kementerian Lingkungan Hidup China dan Badan Keamanan Nuklir Nasional menjelaskan bahwa kerusakan tangki seperti itu biasa terjadi.

“Karena pengaruh faktor yang tak terkontrol di bagian manufaktur bahan bakar, transportasi, dan hubungan lainnya, sejumlah kecil kerusakan tangki penampung tak dapat terhindarkan,” pernyataan kedua lembaga yang dikutip AFP, Rabu (16/6).

Bukan hanya China, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr milik Iran ditutup sementara setelah mengalami masalah teknis.

“Menyusul kesalahan teknis di pembangkit listrik Bushehr, dan setelah pemberitahuan satu hari kepada kementerian energi, pembangkit itu ditutup sementara dan jaringan listrik dicabut,” terang Badan Energi Atom Iran di situsnya pada Minggu (20/6).