Trump: Kesepakatan Dengan Syarat Dari AS Untuk China

Potretberita.com – “Tidak akan ada kesepakatan perdagangan dengan Beijing jika tidak sesuai dengan ketentuan Washington,” Presiden AS Donald Trump mengatakan. Ia memberi syarat tak lama setelah pihak China mengancam akan membalas jika AS menaikkan tarif impornya.

Menurut Trump, China akan dengan senang hati membuat kesepakatan dengan AS. Namun, kesepakatan tersebut harus bersyarat.

Sebelum itu, Komite Tarif Dewan Negara China berjanji untuk “menerapkan tindakan balasan” jika AS melanjutkan rencana untuk menaikkan tarif impor. Trump mengancam akan menghantam saingan perang dagangnya dengan pungutan 10% atas impor senilai $ 300 miliar mulai 1 September, tetapi kemudian badan perdagangan AS mengumumkan bahwa langkah itu akan ditunda untuk barang-barang tertentu, termasuk ponsel dan laptop.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia telah melakukan perang perdagangan mereka beberapa kesempatan. Tetapi setiap kali berakhir dengan tarif baru, karena mereka gagal mencapai kesepakatan substansial.

Sebelum meningkatnya ketegangan terakhir, Trump menuduh pihak China mundur dari perjanjinya pada Mei. Selanjutnya, AS meningkatkan tarif-tarif barang-barang China menjadi 25%. Beijing merespons dengan kenaikan tarifnya sendiri atas impor AS, meningkatkan pungutan hingga 25% pada 5.000 produk AS, senilai sekitar $ 60 miliar.

Pada hari Jumat (16/8), presiden AS mengatakan bahwa sementara pembicaraan sedang berlangsung, ia belum siap untuk membuat kesepakatan. Dia menambahkan bahwa Washington tidak akan melakukan bisnis dengan raksasa teknologi China Huawei, tetapi mengatakan bahwa ini bisa berubah jika perjanjian perdagangan tercapai.