Situs Pedulilindungi Palsu? Ini Penjelasan Kominfo!

POTRET BERITA — Baru-baru ini ramai diperbincangkan situs yang mirip dengan Pedulilindungi.id, yaitu pedulilindungia.com. Info mengenai situs palsu ini menyebar melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Situs palsu ini dikatakan sangat mirip dengan situs Pedulilindungi.id yang digunakan untuk memeriksa sertifikat vaksin Covid-19.

Dedy Permadi sekalu juru Bicara Kementerian Kominfo pun menjelaskan bahwa situs tersebut adalah situs palsu dan bukan situs yang digunakan oleh Pemerintah.

“Seluruh isi dan informasi dalam situs pedulilindungia.com tidak terkait dengan situs PeduliLindungi.id dan tidak berhubungan dengan upaya pemerintah melakukan penanganan Covid-19 dalam bentuk apa pun,” jelas Dedy.

Ia juga menyampaikan jika Kementerian Kominfo telah memutus akses terhadap situs pedulindungia.com yang di dalam situs tersebut menggunakan atribut logo, gambar, dan tampilan menyerupai situs pedulilindungi.id.

Pemerintah sendiri menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk melakukan surveilans kesehatan sesuai dengan Keputusan Menteri Kominfo No. 171 Tahun 2020 Tentang Penetapan Aplikasi Pedulilindungi Dalam Rangka Pelaksanaan Surveilans Kesehatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) beserta perubahannya.

“Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap segala disinformasi terkait situs dan aplikasi palsu yang mengatasnamakan PeduliLindungi dalam bentuk apa pun,” imbuhnya.

Tangkapan layar situs palsu pedulilindungia.com yang menampilkan nomor rekening

Dedy juga meminta masyarakat hanya mengakses situs resmi pedulilindungi.id yang diunduh dari aplikasi resmi PeduliLindungi di App Store dan Google Play Store.

Perbedaan Situs Palsu dan Asli

Ciri-ciri situs palsu tersebut adalah bagian atas menampilkan tulisan;

“Sudah melakukan vaksinasi COVID-19? Masukan ponsel dengan pencarian nama”

Pada situs palsu juga meminta Anda mengisi data diri berupa nomor ponsel, nama lengkap, dan alamat rumah.

Sementara pada situs resmi Pedulilindungi yang asli menampilkan tulisan;

“Sudah melakukan vaksinasi COVID-19? Cek sertifikat Anda di sini”

Pada situs Pedulilindungi yang asli, untuk memeriksa sertifikat vaksin Anda hanya perlu mengisi data nama lengkap dan NIK saja.

Akan tetapi, situs palsu Pedulilindungia.com tidak memiliki menu di sisi kanan atas seperti pada situs yang asli.

Selain itu menu “Pendaftaran vaksinasi” pada situs palsu tidak bisa diakses seperti di situs asli. Pada situs asli, apabila menu tersebut diklik maka muncul formulir pengajuan vaksin.

Pada situs palsu, jika Anda menekan tombol “Periksa”, meski tanpa mengisi data apa pun, akan muncul perintah untuk mentransfer sejumlah uang.

Perintah tersebut mengatakan jika Anda mentransfer uang sebesar Rp 1 juta, Anda dapat langsung membuat janji untuk vaksin dalam waktu 10 hari.

Kominfo sendiri sudah memperingatkan, situs tersebut adalah situs palsu, oleh karena itu  masyarakat diimbau untuk tidak mempercayainya.