Selingkuh Dengan Istri Orang, Mukhlis Bin Muhammad Dicambuk 28 Kali

Potretberita.com – Seorang pria yang membantu merancang undang-undang perzinahan yang ketat telah dicambuk di depan umum setelah kedapatan selingkuh dengan seorang wanita yang sudah menikah.

Mukhlis bin Muhammad (46) dari Majelis Ulama Aceh Indonesia (MPU) dicambuk 28 kali dan wanita yang berselingkuh itu dihukum cambuk 23 kali.

Pria itu berasal dari wilayah Aceh yang merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang menerapkan hukum Syariah Islam.

Pelanggaran lain di wilayah ini yang dapat dihukum dengan hukuman cambuk termasuk gay seks, minum alkohol, dan judi.

Wakil walikota kabupaten Aceh Besar, Husaini Wahab, mengatakan kepada media, “Ini adalah hukum Tuhan. Siapa pun harus dicambuk jika terbukti bersalah, bahkan jika ia adalah anggota MPU.”

Husaini menambahkan bahwa Mukhlis akan dikeluarkan dari MPU setelah pencambukan di depan umum – meskipun tidak segera jelas apa yang pria itu lakukan untuk organisasi.

Baca Juga: Gempa Bumi Besar Kedua Di Filipina Dalam 3 Hari

Dia juga mengklaim bahwa mencambuk anggota dewan menunjukkan komitmen mereka untuk menegakkan hukum Islam.

Mukhlis juga seorang pemimpin agama dan merupakan pemimpin pertama yang dicambuk di Aceh sejak undang-undang yang ketat diperkenalkan pada tahun 2005.

Meskipun pasangan itu dicambuk pada hari Kamis (31/10), mereka ditangkap oleh para pejabat pada bulan September yang diduga dalam sebuah mobil yang diparkir di sebelah pantai wisata.

Juga pada hari Kamis (31/10), seorang mahasiswa wanita dicambuk belasan kali setelah dia ketahuan menghabiskan malam di asrama dengan seorang pria. Namun, pria itu lolos dari hukuman karena dia masih di bawah umur.

Aceh diberi status khusus untuk memperkenalkan hukum Islamnya sendiri pada tahun 2005. Aceh memperkenalkan hukum terhadap homoseksualitas pada tahun 2014, yang mulai berlaku tahun berikutnya.