Penduduk Australia Hanya Punya 5 Menit Untuk Menyelamatkan Diri

Potret Berita – Penduduk kota di Australia diberi tahu bahwa mereka hanya memiliki beberapa menit untuk menyelamatkan diri. Ini sudah termasuk berkemas dan pergi ketika api sudah berkobar menuju rumah mereka.

Kebakaran yang tak terkendali mendekati kota Parndana ketika tentara pergi dari rumah ke rumah. Mereka mendesak penduduk untuk mengungsi secepatnya.

Kendaraan militer melaju melintasi kota saat kepulan asap terlihat dari kejauhan. Banyak video yang sudah di posting di media sosial.

Pihak berwenang Australia mengaktifkan alarm evakuasi ketika pekerja darurat bergegas untuk membantu penduduk setempat untuk meninggalkan tempat tersebut.

Penduduk di wilayah Victoria disarankan untuk meninggalkan rumah mereka sebelum kebakaran ekstrem ini menjadi lebih parah.

Setidaknya 5% dari kota Victoria sudah terbakar. Pihak berwenang mengirim pesan ke Gippsland Timur dan wilayah Timur Laut pada hari kamis (9/1) untuk memberitahu daerah yang beresiko. Membentang dari perbatasan New South Wales ke pantai, untuk mengungsi sebelum kondisi yang parah pada hari Jumat.

Menurut PM Victoria, Daniel Andrews memberikan pesan untuk “pergi sekarang” pada hari Kamis setelah sebelumnya memperpanjang status deklarasi bencana selama 48 jam. Ia beropini bahwa signal tersebut merupakan yang paling jelas yang bisa dikirim pemerintah bahwa tidak aman bagi orang-orang di daerah yang terkena dampak kebakaran hutan untuk mencoba untuk tinggal dan mempertahankan properti mereka.

Baca Juga: Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019

Saat ini, New South Wales sedang bersiaga untuk kondisi kebakaran yang parah. Suhu diperkirakan mencapai lebih dari 40 derajat celcius sebagian negara bagian, termasuk 42 derajat celcius di Penrith.

Korban tewas dari musim kebakaran hutan Australia telah meningkat menjadi 26 orang. Tidak bisa dihitung lagi korban hewan liar yang sudah terbunuh akibat kebakaran parah ini. Satwa liar di Australia sudah tidak dapat tertolong. Populasi pun sudah berkurang secara masif. Banyak sekali video dan foto yang tersebar di media sosial tentang hewan-hewan ini.

Namun, sampai sekarang, api masih berkobar. Tidak ada jawaban yang definit tentang seberapa banyak hewan yang sudah tewas tertelan kobaran api.