Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019

Potret Berita – Gerhana matahari cincin terjadi pada hari Kamis tanggal 26 Desember 2019. Ini terjadi ketika bulan tidak cukup dekat dengan bumi untuk sepenuhnya mengaburkan matahari.

Fenomena tersebut terlihat di lintasan sepanjang 118 kilometer, membentang dari Arab Saudi dan Oman untuk India, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan FIlipina.

Jenis gerhana matahari cincin terjadi setiap tahun atau setiap dua tahun. Gerhana ini hanya terlihat dari pita sempit bumi setiap kali. Itu pun bisa beberapa dekade sebelum pola yang sama terulang kembali.

Efek gerhana matahari cincin berlangsung paling lama di sebelah timur Pulau Gin Besar di Indonesia. Tetapi, itu juga terlihat di seluruh Sumatra dan Sarawak di Indonesia, di Singapura, dan juga dari selatan General Santos City di Filipina.

Di Indonesia, ratusan orang berkumpul di luar Planetarium Jakarta untuk menonton fenomena ini menggunakan kacamata pelindung yang disediakan oleh Planetarium. Mereka berharap bahwa langit akan cerah pada saat gerhana maksimum.

Banyak sekali orang yang mengambil cuti kerja hanya untuk menyaksikan fenomena alam yang tidak terjadi setiap saat ini. Apa lagi yang berada di Singapura. Di Indonesia pun banyak yang ingin menyaksikan ini sampai izin kerja dan sekolah.

“Saya bisa melihat gerhana pagi ini. Saya sangat senang bisa melihat puncaknya walaupun sedang mendung,” ujar Chandra Ayu Dewi (39) yang tiba di Planetarium pada jam 7 pagi bersama dengan anak-anaknya.

Baca Juga: Potret Thomas Brodie-Sangster Yang Tidak Pernah Menua!

Gerhana matahari berikutnya akan terjadi pada tanggal 21 Juni 2020. Fenomena ini akan menjadi sangat singkat namun dramatis. Tahun depan akan terlihat di Ethiopia, Sudan Selatan, Eritrea, Yaman, Oman, Pakistan, India, China, dan Taiwan.

Meskipun paling lama hanya berlangsung selama 38 detik, yang ini akan sangat dekat dengan gerhana matahari total. Sehingga, akan ada banyak fenomena astronomi termasuk gelembung manik-manik cahaya di sekitar bulan.

Lokasi pengamatan terbaik ada di Quriyat, Oman, Lhasa utara di Tibet, dan Xiamen. Sedangkan di Hong Kong akan ada gerhana matahari parsial 86 persen.