- Tragedi Banjir Nepal, Ratusan Jasad Dimakamkan di Hutan Chitwan
- Inner Beauty Makin Dilirik, Rutinitas Kecantikan Tak Lagi Cuma Skincare
- Kim Yo Jong Sindir Korea Selatan Usai Trump Minta Latihan Militer Dikurangi
- Joe Taslim Masuk Daftar Pemain Extraction 3, Perannya Dirahasiakan
- Warga Kyiv Pantau Pergerakan Rudal Rusia Lewat Kanal Telegram
Maguire Terpuruk di Awal Musim, lalu Bangkit Gara-gara Dua Sosok Ini
POTRET BERITA — Harry Maguire sempat terpuruk di awal musim karena berbagai macam masalah. Tapi, Maguire berhasil bangkit karena bantuan dua sosok ini. Siapa saja?
Maguire menjalani liburan musim panas dengan tidak menyenangkan. Bek Manchester United itu harus berurusan dengan pihak kepolisian Yunani karena kasus pemukulan yang korbannya adalah pihak berwajib.
Dia sempat mendekam semalaman di penjara sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan. Status Maguire sebagai kapten MU pun dipertanyakan karena tidak mungkin tim sebesar itu dipimpin figur yang bermasalah.
Belum selesai persoalan pemukulan di Yunani, Maguire kembali jadi buah bibir. Kali ini gara-gara kartu merah saat Inggris kalah 0-1 dari Denmark yang membuahkan gol kemenangan lawan dan timnya gagal melaju ke semifinal UEFA Nations League Oktober lalu.
Kondisi itu membuat Maguire diserang kiri-kanan yang boleh jadi membuat psikisnya terganggu. Tentu saja ini tidak bagus mengingat Maguire adalah bek utama MU yang harus bersaing meraih trofi juara.
Tapi, pelan namun pasti, Maguire mampu mengatasi persoalan itu hingga akhirnya kini bisa tampil konsisten di lini belakang. Untuk hal ini, Harry Maguire berterima kasih atas dukungan dua manajernya, Ole Gunnar Solskjaer di MU dan Gareth Southgate di Inggris.
“Saya sangat kecewa mendapat kartu merah di laga kontra Denmark. Tapi, dukungan yang saya dapat dari teman-teman, keluarga, dan tentunya Gareth serta Ole di Manchester United, kepercayaan dan keyakinan yang mereka tunjukkan dengan terus memainkan saya ketika memang bisa bermain,” ujar Maguire seperti dikutip Evening Standard.
“Saya selalu masuk skuat utama Inggris dan itu membuat saya percaya diri. Saya merasa dipercaya oleh mereka,” sambungnya.
“Ketika Anda sedang jatuh, Anda harus selalu percaya bisa melaluinya, jika tetap kuat, terus berusaha, dan bekerja keras.”
