Dwi Ardika : Wanita Yang Memilih Ahok Halal Diperkosa!

Potret Berita – Dwi Ardika nama yang di gunakan oleh seorang netizen di jejaring sosial Facebook dilaporakan ke Polda Metro Jaya karena diduga mengunggah sebuah status yang berisikan tentang kebencian dan kekerasan yang di tujukan kepada wanita.

Melalui status tersebut ia menuliskan bahwa perempuan yang mendukung pasangan calon nomor urut dua Basuki-Ahok, halal untuk diperkosa. Menanggapi hal ini, aktivis Perempuan Indonesia Anti-Kekerasan pun melaporkan pemilik akun Facebook Dwi Ardika ini.

Dwi Ardika di tuding telah melanggar Pasal 156 KUHP tentang Ujaran Kebencian. Karena status yang di unggah telah melanggar keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini juga menimbulkan keresahan terutama bagi kaum wanita dan mengorek kembali luka yang pernah terjadi pada tahun 1998.

Aktivis perempuan, sekaligus Koordinator Perempuan Indonesia Anti-Kekerasan Ita Fadia Nadya mengatakan, tadinya kasus itu ingin di tangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Namun setelah melakukan konsultan, diarahkan untuk ke Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dwi Ardika : Wanita Yang Memilih Ahok Halal Diperkosa!

Ujaran ini persis seperti 1998, sebelum perkosaan massal,” ucap Ita di Mapolda Metro Jaya.

Ita khawatir jika provokasi yang di buat oleh Dwi melalui akun Facebooknya bisa menimbulkan kerusuhan yang serupa. Dan pihaknya tidak ingin kekerasan terhadap perempuan ada di era demokrasi ini.

Kalau dulu karena belum ada medsos, itu lewat selebaran-selebaran, sopir-sopir bajaj, sopir taksi, dan lewat (pesan) pager itu banyak. Kejadiannya ada, pemerkosaan. Kami perempuan Indonesia tidak ingin kejadian itu terulang kembali,” ungkap Ita.

Ita berharap Pilkada DKI Jakarta dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai tanpa harus ada kerusuhan apalagi sampai mengorbankan perempuan.
(Potret Berita)