- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Dua Teror di Rumah Keluarga Veronica Koman, Begini Kronologinya
POTRET BERITA — Michael Himan, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Papua mengatakan, telah terjadi dua teror yang dilakukan di dua rumah keluarga aktivis HAM, yaitu Veronica Koman, pada Minggu (7/11/2021).
Teror yang pertama terjadi pada hari Minggu sekitar 10.26 WIB di rumah orangtua Veronica Koman, kawasan Jakarta Barat.
Sebelum ledakan terjadi, ada barang misterius yang dilempar ke rumah orangtua Veronica Koman. Ketika barang tersebut dilempar, ledakan pun terjadi.

Kemudian masih dihari yang sama, terjadi juga teror di rumah kerabat Veronica Koman. Diceritakan jika saat itu, ada pengemudi ojek online yang mengantar paket ke rumah kerabat Veronica Koman.
“Pagi itu mengantar paket atas nama Veronica Koman padahal di tempat kerabat Veronica Koman itu tidak ada komunikasi atau berinteraksi dengan Vero,” jelas Michael dalam konferensi pers secara virtual, Senin (8/11/2021).
Paket yang diletakan di pintu masuk itu kemudian dibawa masuk oleh kerabat Veronica.
“Paket tersebut disimpan di dalam rumah, enggak tahu isinya apa,” lanjut Michael.
Kemudian pada Minggu malam, kerabat Veronica mengembalikan paket berwarna biru tersebut ke tempat semula, yaitu di pintu masuk.
Tim advokasi Papua pun lalu mendatangi rumah kerabat Veronica Koman bersama tim densus 88 dan Kepolisian dari Polres Jakarta Barat.
Setelah paket itu dibuka, ternyata berisi bangkai ayam dan tulisan berisi ancaman untuk Veronica Koman.
“Kami menghampiri rumah anggota keluarga (Veronica), mereka (polisi) melakukan pemeriksaan. Rupanya isi (paket) itu ada bangkai ayam dan ada tulisan teror-teror seperti itu. Tulisan itu ancaman kepada Veronica Koman,” kata Michael.
Sampai pada saat ini, polisi masih menyelidiki identitas penebar teror yang dilakukan di rumah keluarga Veronica Koman. Polisi juga sudah mengumpulkan barang bukti serta berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik guna menyelidiki asal ledakan di rumah orangtua Veronica Koman.
