Diklaim Masuk PAN dan Tinggalkan PDIP, Begini Respons Jokowi!

POTRET BERITA — Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengenai statusnya sebagai kader.

Zulhas, sebelumnya juga menyebut Jokowi sudah menjadi kader PAN dan meninggalkan partai lamanya, yakni PDIP. Merespons hal tersebut, Jokowi tidak mengiyakan ataupun membantah.

“Ini partai PAN ini kan masuk koalisi pemerintah. Jadi, PAN itu masuk ke keluarga kita,” ujar Jokowi di Stasiun Pompa Ancol Sentiong, Jakarta, pada Senin (11/12).

Terkait kabar tersebut, Jokowi pun tidak membenarkan atau membantah langsung. Dia hanya membahas hubungan kekeluargaan dengan partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu.

“Kalau kita jadi keluarga PAN, ya sama saja kan? PAN masuk keluarga kita, kita masuk keluarga PAN,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Nasional PAN mengatakan, bahwa Presiden Jokosi sudah berpindah partai. Dia mengklaim saat ini Jokowi sudah menjadi kader PAN.

“Sekarang Pak Jokowi itu partainya PAN. Sudah enggak yang lama, ribut terus,” kata Zulhas di Manggarai Barat, Sabtu lalu (9/12) sebagaimana diberitakan detik.com.

Zulhas menyebut, PAN merupakan partai yang riang gembira. Ada partai lain yang suka marah. Akan tetapi, Zulhas menekankan bahwa PAN bukanlah partai yang seperti itu.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, selang sehari setelahnya, menanggapi klaim Zulhas tersebut. Dia menjawab dengan jawaban singkat.

“Ya nanti Pak Zul akan menunjukkan KTA-nya,” kata Hasto di Serang, Banten.

Hasto menjelaskan, bahwa pernyataan Zulhas itu sekaligus membantu pasangan capres-cawapres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. tetapi, dia tidak merinci apa maksudnya.

“Secara tidak langsung merupakan cara Pak Zulkifli Hasan membantu Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD,” jelasnya.