- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Pesawat Kargo Emirates Tergelincir di Bandara Hong Kong, Dua Petugas Tewas
POTRET BERITA — Sebuah pesawat kargo milik Emirates tergelincir dari landasan pacu Bandara Internasional Hong Kong dan jatuh ke laut pada Senin (20/10) dini hari waktu setempat.
Departemen Penerbangan Sipil Hong Kong (CAD) melaporkan bahwa dua orang tewas akibat insiden ini.
Pesawat Boeing dengan nomor penerbangan Emirates EK9788 itu terbang dari Dubai dan dijadwalkan mendarat di Hong Kong sekitar pukul 03.50 waktu setempat. Namun, pesawat kehilangan kendali saat mendarat dan keluar dari jalur landasan pacu hingga tergelincir ke perairan sekitar bandara.
Terlihat dari foto-foto yang beredar di media sosial, badan pesawat sebagian tenggelam dengan ekor yang tampak patah dan rusak parah.
Korban Tewas dan Luka-Luka
Polisi Hong Kong mengonfirmasi bahwa dua korban tewas merupakan petugas darat bandara. Keduanya meninggal setelah kendaraan mereka ikut tercebur ke laut ketika pesawat tergelincir.
Sementara itu, empat awak pesawat yang berada di dalam kabin berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, kondisi mereka masih dalam pemantauan tim medis.
Setelah insiden terjadi, otoritas bandara segera mengerahkan mobil pemadam kebakaran, tim penyelamat, dan kapal evakuasi ke lokasi kejadian. Proses penyelamatan berlangsung selama beberapa jam karena posisi pesawat sebagian terendam air laut.
Rekaman dari media lokal menunjukkan suasana panik di area landasan, sementara petugas berusaha mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi agar tidak menimbulkan ledakan atau kebocoran bahan bakar.
Investigasi Penyebab Kecelakaan

Departemen Penerbangan Sipil Hong Kong bekerja sama dengan otoritas bandara dan Emirates tengah menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat tersebut. Penyelidikan juga mencakup jatuhnya kendaraan petugas ke laut dan kemungkinan adanya kesalahan prosedur pendaratan atau gangguan teknis pada pesawat.
Pihak CAD menyatakan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rekaman kotak hitam (black box) untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini.
Akibat kecelakaan ini, Bandara Internasional Hong Kong menutup sementara landasan pacu utara untuk proses evakuasi dan pembersihan lokasi. Dua landasan pacu lainnya tetap beroperasi agar penerbangan lain tidak terganggu.
Otoritas bandara juga meminta seluruh maskapai untuk menyesuaikan jadwal penerbangan dan memprioritaskan keselamatan selama proses investigasi berlangsung.
