Banjir Rendam 7 Kecamatan di Aceh Selatan
POTRET BERITA — Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Selatan. Akibatnya 14 desa yang ada di tujuh kecamatan terendam banjir.
Berdasar informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir ini juga disebabkan meluapnya beberapa sungai di sana. Ketinggian air di berbagai wilayah bahkan bervariasi. Di mana rata-rata mencapai 30 cm hingga 80 cm.
Bukan hanya rumah warga, banjir juga merendam jalan lintas nasional sampai perkantoran dan fasilitas publik.
“Banjir luapan menggenangi permukiman warga dan badan jalan nasional, ketinggian air rata-rata 30-80 cm. Banjir terjadi setelah daerah tersebut diguyur hujan lebat,” ujar Kepala BPBA, Ilyas, Kamis (21/9).
Beberapa kecamatan yang terendam banjir, yakni Kecamatan Bakongan Timur, Labuhan Haji Barat, Tapaktuan, Samadua, Sawang, Pasie Raja dan Kecamatan Kluet Tengah.
Karena banjir tersebut, akses jalan nasional yang ada di Labuhan Haji Barat terhambat sebab ketinggian air yang menggenangi jalan. Tak hanya itu, diperparah dengan longsor yang materialnya menutupi jalan.
“Akses jalan nasional terhambat akibat tanah longsor ke badan jalan nasional di Desa Kuta Blang dan akses jalan dari Kecamatan Kluet Tengah ke Kluet Utara karena banjirnya menggenangi badan jalan,” terangnya.
Hingga kini, pihaknya masih melakukan pendataan soal jumlah korban terdampak banjir. Dan saat ini, air masih belum surut dan hujan masih mengguyur wilayah tersebut.
“Kondisi terakhir, air masih menggenangi permukiman dan jalan nasional,” pungkasnya.
