- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Seruan Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera di Gaza oleh Paus Leo XIV
POTRET BERITA —Dalam berkat minggu pertamanya sejak terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV menyerukan gencatan senjata serta pembebasan sandera di Gaza.
Paus Leo XIV menegaskan jangan ada lagi perang di dunia ini, di hadapan 100 ribu umat yang memadati Lapangan Santo Petrus, Vatikan.
“Menyikapi skenario dramatis saat ini, seperti yang dikatakan Paus Fransiskus, saya juga menyerukan kepada para pemimpin dunia: jangan ada lagi perang,” tegasnya, melansir dari CNN, Minggu (7/5).
Tak hanya itu, dia juga mengimbau pengiriman bantuan kemanusiaan untuk penduduk sipil yang menderita imbas dari konflik.
Paus ke-267 tersebut juga menyoroti perang Ukraina-Rusia. Di mana dia menekankan pentingnya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Ukraina.
Sambutan baik juga disampaikan Paus pertama dari Amerika Serikat itu terkait pengumuman gencatan senjata antara India dan Pakistan. Ia berharap supaya dialog lanjutan kedua negara bisa menghasilkan kesepakatan damai.
Dalam kesempatan yang sama, Paus Leo memimpin doa Regina Caeli untuk pertama kalinya dan membuat terkejut umat yang hadir.
Paus Leo XIV berkomitmen akan terus melanjutkan warisan Paus Fransiskus dengan menitikberatkan misi Gereja pada dialog lintas agama, perhatian pada kaum marginal, serta solidaritas sosial.
Diperkirakan, dia akan bersikap progresif dalam isu-isu sosial seperti migrasi dan kemiskinan, tetapi tetap moderat dalam isu moral Gereja.
Dijadwalkan, misa instalasi Paus Leo XIV akan berlangsung pada Minggu 18 Mei, dan diperkirakan menarik kerumunan yang lebih besar dari berbagai belahan dunia.
