Menghamili dan Tidak Bertanggung Jawab, Lionardi Tewas Dibakar Pacarnya

POTRET BERITA — Sebuah bengkel motor yang berada di Jalan Cemara Raya Nomor 30-31, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang mengalami kebakaran pada Sabtu dini hari (7/8/2021).

Kebakaran itu menewaskan tiga orang, Lionardi Syahputra (34 tahun) serta ayah dan ibunya, Edy Syahputra (ayah, 66 tahun) dan Lilys Tasim (ibu, 55 tahun). Sementara dua orang selamat, yakni Nando (20 tahun) dan Siska (22 tahun) yang merupakan adik Lionardi.

Pelaku pembakaran tersebut adalah seorang dokter muda bernama dr Mery Anastasia (30 tahun), yang diketahui merupakan pacar dari Lionardi.

Menurut informasi, kebakaran ini dipicu oleh dendam Mery Anastasia yang diduga dihamili oleh Liornardi yang diduga tidak mau bertanggung jawab usai menghamili Mery Anastasia .

Diketahui, jika Merry dan Lionardi telah bertahun-tahun berpacaran, hingga akhirnya Mery hamil.

Lionardi dan dr.Mery

Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, hubungan Lionardi dan Mery masih berjalan lancar dan normal, seperti orang yang berpacaran pada umumnya.

Dikabarkan jika mereka sering menghabiskan waktu bersama, baik makan bersama maupun jalan-jalan. Foto-foto kebersamaan dan kemesraan mereka pun sering mereka diunggah di media sosial.

Di bulan Januari yang lalu, mereka juga berkesempatan untuk berwisata mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi di Belitung. Di mana pantai tersebut adalah salah satu lokasi syuting film ‘Laskar Pelangi’.

Di sana, mereka masih menghabiskan waktu berdua dan berfoto bersama. Tidak hanya itu, mereka juga berkunjung ke menara mercusuar di Pulau Lengkuas.

Kebersamaan mereka juga mereka lakukan dengan makan malam bersama di sebuah restoran dimsum.

“Dinner with my lovely doctor @meryanastasia #2019/12/19,” tulis Lionardi pada caption unggahannya.

Kronologi Kejadian

Ketika mengetahui keadaan Mery yang hamil, Lionardi tidak mau bertanggung jawab dan menuruti omongan orang tuanya yang tidak merestuinya menikah dengan Mery. Karena hal tersebut, kesabaran Mery pun mencapai batasnya.

Hingga pada Jumat malam (6/8/2021) sekitar pukul 23.30 WIB, Mery mendatangi Lionardi untuk meminta tanggung jawab dari Lionardi untuk menikahinya. Namun, lagi-lagi Lionardi menolak dengan alasan yang sama.

Pertengkaran hebat pun terjadi diantara keduanya di depan bengkel milik keluarga Lionardi. Saat itu, Mery sudah memberikan ancaman akan membakar bengkel motor milik keluarga Lionardi, yang juga merupakan rumah Lionardi.

Merasa bahwa Mery hanya menggertak, Lionardi pun meninggalkan Mery lalu masuk ke dalam rumah karena merasa Mery hanya menggertak.

Namun tak disangka, Mery tidak main-main dengan anvamannya tersebut. Ia pun kembali ke rumah Lionardi dengan membawa 10 liter bensin Pertamax yang dikemas dari 9 bungkus plastik.

Dalam keadaan dipenuhi emosi, Mery menyiramkan Pertamax yang sudah dibelinya dan kemudian membakar bengkel tersebut.

Api dengan cepat menyebar dan membesar yang mengakibatkan ledakan dalam bengkel tersebut.

Lionardi, ayah dan ibunya, serta dua adiknya yang panik pun mencoba untuk  menyelamatkan diri. Mereka berlari dari lantai atas rumah mereka, namun api menjebak mereka.

Beruntungnya dua adik Lionardi yakni Nando (20 tahun) dan Siska (22 tahun), berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran tersebut. Hanya saja mereka berdua mengalami luka bakar lumayan parah.

Sedangkan Lionardi serta ayah dan ibunya, Edy Syahputra dan Lilys Tasim tewas terpanggang dalam kobaran api.

Akibat perbuatannya, Mery ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Dari mobil Mery, polisi juga menyita barang bukti berupa bahan bakar jenis Pertamax.

Tak hanya itu, di lokasi kejadian polisi juga menemukan alat tes kehamilan merek One Med yang diduga milik Mery.

Mery pun kini dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan terancam hukuman 20 tahun penjara hingga hukuman mati.