Karena Masih Di Bawah Umur, Polisi Sesuaikan Hukuman Untuk Penghina Jokowi

Potret Berita – Pihak kepolisian masih mencari hukuman dan aturan yang bakal di terapkan pada MFB, pelaku dugaan penghinaan pada Presiden Joko Widodo.

” Kita sesuaikan dengan aturan yang berlaku karena dia di bawah umur, masih proses juga kita ikuti sesuai aturan yang ada, ” tutur Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto

Saat ini Setyo masih tetap berumur delapan belas tahun. Dirinya di ketahui masih berstatus jadi pelajar SMK informatika.

Saat melakukan aksinya, MFB memakai identitas palsu.

” Namanya bukan Ringgo Abdillah itu, akunnya digunakan sama dia, kasihan yang miliki nama Ringgo Abdillah, ” tambah Setyo.

Polisi sempat keliru waktu lakukan penelusuran pada identitas pelaku penghina Jokowi ini. Pasalnya MFB tidak menggunakan namanya pada akun Facebook milik dia.

” Iya kita kan ada Direktorat Siber yang mencari itu memang kita pertama fikir ini real akun ternyata, bukanlah dia fake akun, ” terang Setyo.

Polisi pada akhirnya mendalami pelaku yang mengoperasikan akun itu lewat digital forensik.

” Kita lihat dari laptop dia dan lalu ada hp semua ada data digitalnya ada semuanya jejak digitalnya ada, ” tutup Setyo.

Seperti di ketahui, pelaku memakai akun Facebook bernama Ringgo Abdillah untuk lakukan penghinaan pada Jokowi.

Dirinya mengunggah gambar Jokowi yang diinjak memakai sendal. Dianya juga menantang polisi untuk menangkapnya.

Akan tetapi tindakan MFB tidak berlangsung lama karena Polrestabes Medan menangkapnya pada, Jumat 18 Agustus 2017 malam di Jalan Bono, Medan, Sumatera Utara.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti salah satunya 2 unit laptop untuk mengedit gambar presiden serta kapolri, 1 buah flashdisk memiliki 16 GB yang di isi gambar Jokowi yang telah diedit, 3 unit handphone, serta 2 unit router.

( Potret Berita )