- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Jokowi : Pengedar Narkoba Melawan, Sudah Tembak Saja
Potret Berita – Pernyataan Jokowi tentang tembak di tempat bandar narkoba itu sendiri juga sudah merupakan jawaban atas rekomendasi PPP kepada pemerintah yang telah disampaikan oleh Ketua PPP Romahurmurziy sesaat sebelum itu.
Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada para aparat hukum untuk mengambil tindakan yang lebih tegas yaitu menembak di tempat para bandar narkoba yang diketahui beroperasi di Indonesia.
“Kan sudah saya katakan, sudah tegasin saja. Terutama pengedar narkoba asing yang masuk dan melawan. Langsung ditembak saja. Jangan mau diberi ampun,” ujar Jokowi dalam sebuah pidato acara Mukernas PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Pusat pada hari Jumat (21/07/17).
“Karena kita benar-benar ada di posisi yang darurat dalam urusan narkoba,” lanjutnya.
Mendengar pernyataan Presiden Jokowi tersebut, para peserta Mukernas yang terdiri dari Kader dan juga fungsionaris partai berlambang Kabah tersebut langsung bertepuk tangan sambil bersorak memberikan dukungan.
Jokowi juga mengakui bahwa saat ini Polri dibawa kepemimpinan Jenderal Tito Karnavian dan juga Badan Narkotika Nasional (BNN) di bawah kepemimpinan Budi Waseso telah tegas menindaklanjuti para bandar narkoba.
“Sekarang memang semua Polri dan BNN ini benar-benar sudah tegas,”
Pernyataan Jokowi tentang tembak di tempat bandar narkoba itu sendiri juga sudah merupakan jawaban atas rekomendasi PPP kepada pemerintah yang telah disampaikan oleh Ketua PPP Romahurmurziy sesaat sebelum itu.
Salah satu rekomendasi PPP yaitu mendesak para pemerintah untuk menindaklanjuti dengan tegas adanya pelanggaran Undang Undang Narkoba sekaligus melakukan pencegahan yang komprehensif.
Tim Gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok pada beberapa hari yang lalu sempat melakukan penangkapan 1 ton sabu pada hari Kamis (13/07). Penangkapan tersebut dilakukan di sebuah wilayah kawasan Anyer, Banten yang sudah mengincar sindikat internasional narkoba ini sejak 2 bulan yang lalu bahkan mereka telah bekerja sama dengan para kepolisian Taiwan untuk dapat mengungkap kasus ini.
