- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Bagaimana Nasib Tentara Korut yang Membelot ke Korsel?
POTRET BERITA — Diberitakan, tentara Korea Utara (Korut) membelot dan dilaporkan berhasil kabur ke Korea Selatan (Korsel). Mereka kabur dari Korut dengan melintasi perbatasan kedua negara.
Kini, tentara Korut yang berpangkat sersan itu masih ditahan oleh kepolisian Korsel. Pihak militer menangkap tentara Korut tersebut dan menyerahkan ke pihak berwenang, pada Selasa (20/8).
“Seorang terduga warga negara Korea Utara melintasi garis depan timur dan diserahkan kepada otoritas terkait,” sebagaimana info dari militer Korsel, dikutip AFP.
Pembelot tersebut berjalan menyusuri tepi pantai di provinsi Gangwon timur. Ketika ditangkap pihak berwenang, dia juga masih mengenakan seragam militer Korut.
Media Korsel Yonhap, yang menerima pengarahan dari militer melaporkan, pembelot tersebut merupakan seorang prajurit berpangkat sersan.
Otoritas Korsel masih melakukan penyelidikan terkait pembelotan tersebut. Kepala Staf Gabungan (JCS) menuturkan, hingga kini belum terdeteksi pergerakan aneh oleh militer Korut.
Semenjak Semenanjung Korea terpisah dan membentuk dua negara berbeda, puluhan ribu warga Korut melarikan diri ke Korsel. Akan tetapi, mayoritas dari mereka kabur ke China terlebih dahulu.
Pada 2020 hingga 2022, jumlah pembelotan sempat turun secara signifikan. Apalagi ketika Covid-19 menghantam Korut. Saat itu, pemerintah menutup perbatasan secara ketat.
Lalu pada 2023, angka pembelot kembali naik. Di mana sebanyak 196 orang berhasil mencapai Korsel.
Profesor di Universitas Women Ewha mengungkapkan, peningkatan pembelotan memperlihatkan “situasi internal di Korea Utara buruk”.
Sebagai informasi, pembelotan terbaru terjadi ketika hubungan Korut dan Korsel memanas. Seperti pada bulan lalu Korut beberapa kali mengirim balon sampah ke Negeri Ginseng.
Tindakan itu diklaim sebagai balasan usai aktivis Korsel mengirim selebaran propaganda ke Korut.
