- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Terinfeksi Virus, Domba Ini Berwujud Separuh Manusia Dan Babi
Potret Berita – Rasa takut mendadak menyelimuti penduduk di Lady Frere, Afrika Selatan, usai kelahiran anak dari seekor domba yang tidaklah normal. Anak dari domba itu nampak mengerikan, rupanya mirip separuh bayi manusia dan separuh babi.
Sebanyak empat ribu penduduk yang berprofesi sebagai petani mengatakan, anak domba yang cacat itu telah lahir karena terkena sihir. Tragisnya, anak domba itu lahir dalam keadaan tak bernyawa lagi.
Departemen Pembangunan Pedesaan Eastern Cape mengirimkan ahli untuk melakukan tes setelah foto anak domba itu tersebar luas. Kepala Direktur Pelayanan Veteriner, Dr. Lubabalo Mrwebi mengakui bahwa sekilas anak domba yang lahir mati itu memang mirip manusia.
“Kami bisa memastikan ini bukan foto palsu. Tapi anak domba yang lahir mati itu cacat dan hanya menyerupai manusia. Namun, ia bukan manusia. Ia cacat karena terinfeksi oleh Demam Rift Valley, di awal kehamilannya,” ucap Mrwebi dikutip dari Daily Star.
Mrwebi menjelaskan, seekor domba memiliki 28 pasang kromosom, sementara manusia memiliki 23 pasangan kromosom. Sehingga sperma domba dan manusia memiliki perkembangan kehidupan yang serupa. Tapi, ia menekankan jika domba itu lahir cacat akibat infeksi virus dan tidak lebih.
Virus Rift Valley yang masuk ke dalam darah ibu domba pada akhirnya menyebar ke dalam janin, sehingga menghambat perkembangan janin. Kehadiran anak domba yang separuh manusia dan separuh babi itu, akhirnya dibakar karena penduduk tidak nyaman dan senang.
(Potret Berita)
