Media Asing Soroti Pencopotan Sri Mulyani

POTRET BERITA — Sejumlah media internasional menyoroti reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025), termasuk keputusan mengejutkan mencopot Sri Mulyani Indrawati dari jabatan Menteri Keuangan.

Media Malaysia, The Star, menurunkan laporan berjudul “Indonesia tunjuk Purbaya Yudhi Sadewa jadi Menkeu baru usai Sri Mulyani dicopot”.

Dalam laporannya, The Star menulis bahwa posisi Sri Mulyani kini digantikan oleh pakar ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa.

Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya bukan sosok baru di dunia ekonomi Indonesia. Sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 3 September 2020.

Karier birokratnya cukup panjang. Ia pernah mengemban jabatan sebagai:

  • Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018–September 2020),
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Kemaritiman (Juli 2016–Mei 2018),
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Polhukam (November 2015–Juli 2016).

Selain itu, Purbaya juga pernah dipercaya memimpin sebagai Kepala Eksekutif Danareksa Securities, sebuah perusahaan pialang milik negara.

Sri Mulyani, Menkeu Terlama dengan Reputasi Global

The Star menyoroti bahwa Sri Mulyani merupakan salah satu Menteri Keuangan dengan masa jabatan terlama di Indonesia. Ia tercatat telah bekerja di bawah tiga presiden berbeda.

Rekam jejaknya dikenal gemilang. Ia dipuji karena berhasil melakukan reformasi besar di sistem perpajakan, menjaga stabilitas fiskal, serta mengendalikan ekonomi nasional di tengah berbagai krisis, terutama saat pandemi Covid-19.

Reshuffle ini juga menjadi sorotan di Singapura. Channel NewsAsia (CNA) memberitakan pencopotan Sri Mulyani disertai komentar dari kalangan analis ekonomi.

Manajer dana di SGMC Capital, Mohit Mirpuri, menilai kepergian Sri Mulyani menandai berakhirnya era “kredibilitas fiskal” di Indonesia.

“Kepergian Sri Mulyani meskipun tidak terduga setelah kerusuhan baru-baru ini, menandai berakhirnya era kredibilitas fiskal. Namun beliau meninggalkan fondasi kuat. Dengan adanya kandidat berpengalaman, saya berharap Indonesia bisa segera bangkit,” ujar Mirpuri, dikutip CNA.

Media Singapura lain, Business Times, juga menyoroti dampak reshuffle ini pada kepercayaan pasar. Mereka merilis laporan dengan judul “Indonesia bikin kaget pasar usai Top Menkeu Sri Mulyani dicopot”.

Konteks Politik dan Gelombang Protes

Sejumlah media asing mencatat bahwa pengumuman reshuffle kabinet ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah gelombang demonstrasi besar melanda sejumlah wilayah Indonesia.

Di tengah kerusuhan tersebut, muncul kabar adanya aksi penjarahan di rumah pribadi Sri Mulyani. Menurut laporan media asing, pelaku penjarahan itu bukan warga sekitar dan tidak terkait langsung dengan massa aksi yang berdemonstrasi.

Kini perhatian publik, termasuk pasar internasional, tertuju pada langkah awal Purbaya Yudhi Sadewa dalam memimpin Kementerian Keuangan.

Banyak pihak menilai tantangan terbesarnya adalah menjaga stabilitas fiskal, mengendalikan defisit, dan memastikan kepercayaan investor tetap terjaga setelah perubahan mengejutkan ini.