- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Pria Keturunan India Ditangkap Usai Teriakkan Slogan Anti-Trump
POTRET BERITA — Seorang pria keturunan India, Abhay Davis Nayak, ditangkap aparat keamanan setelah membuat kekacauan dalam penerbangan EasyJet dari London Luton menuju Bandara Glasgow, Skotlandia, Sabtu (27/7). Saat pesawat tengah mengudara, Nayak tiba-tiba meneriakkan seruan keagamaan serta kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Teriakan Nayak membuat penumpang panik. Beberapa video yang beredar menunjukkan dia menyuarakan “Allahu Akbar”, “Matilah Amerika”, dan “Matilah Trump” di dalam kabin, memicu ketegangan di antara para penumpang dan kru.
Polisi Amankan Pelaku di Bandara
Setibanya di Bandara Glasgow sekitar pukul 08.20 pagi waktu setempat, aparat kepolisian langsung mengamankan Nayak. Polisi Skotlandia menyatakan pria tersebut menyebabkan gangguan serius dalam penerbangan dan dinilai membahayakan keselamatan penumpang.
“Petugas menangkap seorang pria yang menyebabkan gangguan pada penerbangan yang mendarat di Glasgow. Penyelidikan tengah berlangsung,” ujar juru bicara kepolisian dalam pernyataan resmi.
Pihak berwenang mendakwa Nayak dengan pasal pelanggaran keamanan dan keselamatan berdasarkan Peraturan Navigasi Udara Inggris. Ia diduga melakukan penyerangan secara verbal dan menciptakan kondisi yang mengancam stabilitas penerbangan.
Hingga kini, Nayak masih menjalani proses hukum dan pemeriksaan mendalam terkait motif serta latar belakang tindakannya.
Insiden Terjadi Saat Kunjungan Donald Trump
Insiden ini terjadi bertepatan dengan kunjungan tidak resmi Donald Trump ke Skotlandia. Dalam perjalanan itu, Trump sempat bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Menteri Pertama Skotlandia John Swinney.
Trump juga diketahui bermain golf di dua lapangan miliknya di Turnberry dan Menie. Selain itu, ia membahas kebijakan perdagangan baru dengan Uni Eropa, termasuk rencana pengurangan tarif impor dari 30 persen menjadi 15 persen.
Pembahasan Palestina dan Rencana Inggris di PBB
Kunjungan Trump juga mencakup diskusi sensitif mengenai konflik di Jalur Gaza. Inggris dikabarkan mempertimbangkan langkah pengakuan resmi terhadap Negara Palestina dalam Sidang Umum PBB yang akan digelar September mendatang. Langkah ini akan diambil jika Israel tidak menghentikan agresinya dalam waktu dekat.
