- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Prabowo Nyatakan Perang Terbuka terhadap Korupsi: “Semua Kebocoran Harus Berhenti!”
POTRET BERITA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi korupsi yang selama ini menggerogoti keuangan negara dan merugikan rakyat.
Dalam pidatonya saat peresmian proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Kamis (26/6/2025), Prabowo menyebut secara tegas bahwa dirinya akan menghapus praktik manipulasi anggaran, pemborosan proyek, hingga kebocoran dana publik.
“Kita harus terus memerangi korupsi, manipulasi boros, pekerjaan yang boros, menghentikan semua kebocoran,” tegas Prabowo.
Ia menilai langkah itu bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan bagian dari jalan menuju kemakmuran dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Kekayaan alam kita sangat besar. Ini harus bisa dinikmati oleh semua rakyat, bukan hanya segelintir orang,” tambahnya.
Peringatan Keras kepada Pejabat yang Menyeleweng
Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, Prabowo juga sudah memberi peringatan keras kepada para pejabat yang tidak amanah.
Saat menyampaikan amanat pada Peringatan Hari Lahir Pancasila (2 Juni 2025) lalu, Prabowo menyoroti masih maraknya praktik pencurian uang negara oleh oknum pejabat
“Kekayaan kita sangat besar, tetapi terlalu banyak maling-maling yang mencuri uang rakyat,” ungkapnya.
Prabowo menegaskan akan memberhentikan siapa pun pejabat yang terbukti korup, tanpa pandang bulu, apapun latar belakangnya.
“Yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu, tanpa memandang bulu—keluarga siapa, partai mana, suku mana,” ujarnya.
“Semua kebocoran harus berhenti. Pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan,” tegasnya lagi.
Seruan Kepada Rakyat dan Pemuda
Presiden juga mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk ikut ambil bagian dalam perang melawan korupsi. Ia meminta publik aktif melaporkan segala bentuk penyimpangan yang terjadi di sekeliling mereka
“Kalau ada bukti, segera siarkan. Jangan mau terima penyelewengan, jangan mau terima pejabat yang berbuat sekehendaknya,” kata Prabowo.
Ia menegaskan bahwa perjuangan melawan korupsi bukan hanya urusan elite pemerintahan, tetapi juga tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.
“Kita sekarang berjuang melawan korupsi supaya Anda (generasi muda) mengambil alih negara dalam keadaan baik dan kuat. Tidak boleh ada kemiskinan, tidak boleh ada kelaparan di Indonesia. Mari kita bersatu,” pungkasnya.
