- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Rusia Berduka soal Penembakan Moskow
POTRET BERITA — Sebagai bentuk duka atas tragedi penembakan massal di gedung konser Crocus City Hall dekat ibu kota Moskow Jumat pekan lalu, Rusia mengibarkan bendera setengah tiang pada Minggu (24/3).
Seperti diberitakan, penembakan massal tersebut menewaskan 137 orang termasuk anak-anak.
Pengibaran bendera setengah tiang ini dilakukan di seberang alun-alun dan di atas gedung Kremlin.
Mengutip dari AFP, jalan-jalan di Moskow diselimuti kesedihan, kemarahan, dan keterkejutan seiring dilangsungkannya peringatan hari berkabung nasional.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut, akhir pekan ini menjadi hari berkabung nasional di Kremlin.

“Seluruh negeri berkabung dengan mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai dalam tragedi tidak manusiawi ini,” sebagaimana laporan saluran televisi publik Russia 24, dikutip dari The Moscow Times.
Penembakan massal ini diketahui terjadi pada Jumat (22/3) di Crocus City Hall dekat ibu kota Moskow. Sebanyak 137 orang tewas akibat insiden tersebut.
Kelompok militan ISIS memberikan klaim, bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan itu.
Pejabat kontraterorisme Amerika Serikat mengatakan, bahwa ISIS berusaha meningkatkan serangan eksternalnya usai sekian lama tak banyak beraksi.
Sejauh ini, aparat kepolisian Rusia sudah menangkap empat orang tersangka. Di mana mereka berasal dari Tajikistan.
Putin bersumpah akan memberikan hukuman pada mereka yang berada di balik “serangan teroris barbar” ini.
Putin sempat menuduh bahwa para pelaku mempunyai keterkaitan dengan Ukraina sebab mereka mengarah ke sana setelah melakukan pembantaian. Namun, Kyiv membantah terlibat dalam aksi serangan tersebut.
