Resmi! Putra Jokowi, Kaesang Pangarep Jadi Ketua Umum PSI
POTRET BERITA — Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, kini resmi ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Di sini, Kaesang resmi menggantikan posisi dari Giring Ganesha yang sebelumnya menjadi Ketua Umum PSI sejak November 2021 lalu. Giring pun kini diangkat sebagai Dewan Pembina PSI.
“Kita sambut ketua baru kita, Bro Kaesang Pangarep,” ujar Faldo selaku pembawa acara di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam.
“Saya Kaesang, saya PSI,” ucap Kaesang dalam video yang ditayangkan.
Sebelumnya, Kaesang resmi menjadi kader PSI pada Sabtu (23/9) lalu. Ia menerima kartu tanda anggota secara simbolis di kediaman Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Acara tersebut pun dihadiri oleh para petinggi PSI.
Kaesang sendiri mengaku sudah meminta restu ayahnya dan kakaknya, Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo, dan istrinya, Erina Gudono.
Sejumlah elite PSI yang hadir dalam agenda kali ini, di antaranya Giring Ganesha, Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Andy Budiman, hingga Isyana Bagoes Oka. Ada pula kader lain yakni Perwakilan Dewan Penasihat Irma Hutabarat, Cheryl Tanzil, hingga Faldo Maldini.
Pemberian Bunga Giring ke Kaesang

Di kesempatan yang sama, Giring terlihat memberikan sekuntum bunga mawar untuk Kaesang. Awalnya, Grace membacakan Surat Keputusan Dewan Pembina PSI mengenai pengangkatan Kaesang menjadi ketum.
Kemudian, Grace memberikan surat tersebut pada Kaesang. Dan sebagai simbolik, Grace memberikan bunga mawar pada Giring. Giring lalu berlutut dan memberikan bunga kepada Kaesang. Melihat Giring menunduk, Kaesang pun mengikuti.
Sementara itu, kini Giring didapuk menjadi Anggota Dewan Pembina PSI bersama Plt. Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka. Di saat yang bersamaan, Raja Juli Antoni juga diangkat menjadi Sekjen DPP PSI untuk mendampingi Kaesang.
Secara terpisah, Ketua DPP PDIP Said Abdullah juga sudah angkat suara mengenai keputusan Kaesang.
Said mengatakan ada peraturan internal PDIP, keharusan semua anggota keluarga inti kader partai, terlebih bagi para kader yang menduduki jabatan publik tidak boleh aktif di partai lain.
Akan tetapi, ia merasa Kaesang sudah membentuk keluarga sendiri usai menikah, yang berarti dia tak lagi menjadi anak yang masih ditanggung atau anggota internal kader PDIP.
