Jalani Booster Kedua, Jokowi Gunakan Vaksin Covid-19 Indovac

POTRET BERITA — Presiden Joko Widodo telah mendapatkan suntikan vaksin Indovac sebagai dosis keempat atau booster kedua vaksin Covid-19. Suntikan itu sendiri merupakan sebagian dari kebijakan vaksinasi dosis lanjutan bagi lansia.

Diketahui, Jokowi menerima vaksinasi dosis keempat tersebut di Istana Kepresidenan Bogor.

“Vaksin yang dipakai pada pagi hari ini, yaitu vaksin Indovac, produk 100 persen dalam negeri,” ujar  Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, pada Kamis (24/11).

Jokowi juga mengajak semua masyarakat untuk kembali menggencarkan vaksinasi Covid-19.

Dia mengatakan, hinga kini pemerintah sudah menyuntik 205 juta dosis pertama dan 172 juta dosis kedua. Untuk  penyuntikan dosis ketiga sudah dilakukan 66 juta dosis.

Sementara untuk vaksin dosis keempat atau booster kedua masih kecil, yakni 730 ribu dosis vaksin.

“Saya ajak seluruh masyarakat, utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi.”

Sebelumnya, pemerintah memang mengizinkan penyuntikan vaksin Covid-19 dosis keempat bagi lansia Di mana penyuntikan dilakukan minimal enam bulan usai menerima suntikan dosis ketiga.

Bertolak ke Cianjur

Diketahui, usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima vaksin Covid-19 dosis keempat atau booster kedua, dia langsung bertolak ke Cianjur, Jawa Barat.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan, bahwa Jokowi tak memerlukan waktu istirahat khusus usai menerima vaksin.

“Kan vaksinnya sudah uji klinis dan mendapat EUA dari BPOM. Jadi, Bapak Presiden insyaallah langsung jalan ke Cianjur,” ujar Bey lewat pesan singkat, Kamis (24/11).

Menurut Bey, langkah Jokowi ini adalah salah satu contoh bagi warga yang menunjukkan vaksinasi tak akan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Supaya masyarakat juga yakin bahwa divaksin tidak mengganggu aktivitas sehari-hari,” katanya.

Berkunjungnya Jokowi ke Cianjur hari ini adalah kunjungan kedua usai gempa magnitudo 5,6 pada (21/11). Sebelumnya, Jokowi sudah berkunjung ke lokasi bencana itu pada Selasa (22/11) lalu.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, ada 956 rumah rusak akibat gempa. Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 271 orang yang menjadi korban jiwa, dan korban luka 2.043 orang pada Rabu (23/11).