9 Juni Mendatang Alumni 121 Gelar Aksi Besar Bela Habieb Rizieq

Potret Berita – Kuasa hukum Rizieq Syihab, Eggi Sudjana menyebutkan bahwa penetapan tersangka kliennya merupakan sebuah rekayasa. Ia juga menyampaikan bahwa Rizieq Syihab tidak ingin kembali ke Indonesia karena merasa bahwa chat yang tersebar itu adalah rekayasa.

Alumni 212 akan terus melakukan aksi-aksi membela Imam Besar FPI Rizieq Syihab. Pada 09 Juni mendatang ini, mereka akan kembali menggelar aksi yang lebih besar lagi.

Alumni 212 menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk turut menaikkan bendera setengah tiang. Ajakan aksi bela ulama ini guna untuk merespon penetapan Rizieq Syihab sebagai tersangka sekaligus simbol matinya keadilan yang ada di Indonesia.

“Khusus untuk penetapan tersangka kepada Rizieq Syihab dan rencana kepulangan beliau ke Tanah Air maka kami alumni 212 bersama seluruh tim pembela utama mengajak seluruh ormas Islam dan komponen masyarakat yang cinta kepada ulama untuk menaikkan bendera setengah tiang sebagai simbol matinya keadilan yang ada di negeri ini,” ujar Ansufri Sambo yang merupakan Ketua Umum Alumni 212 dalam jumpa pers di Masjid Baiturrahman, Jl Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan.

Selain itu, Sambo juga meminta para Polri dan anggota TNI untuk berlaku netral dan tidak menjadi alat kekuasaan. Ia berharap aparat keamanan tidak bertindak represif kepada rakyat yang menjalankan aksi damai tersebut.

Alumni 212 mendesak Komnas HAM untuk mengeluarkan rekomendasi pemerintahan Jokowi telah melakukan pelanggaran HAM yang berat terhadap ulama. Menurutnya, perlakuan penguasa saat ini sangat diskriminatif terhadap umat Islam.

“Tim investigasi Komnas HAM harus segera mengeluarkan rekomendasi pemerintahan Jokowi telah melakukan pelanggaran HAM secara berat secara terstruktur terhadap ulama, aktivis pro keadilan dan ormas Islam HTI,” ungkap Sambo.

Kuasa hukum Rizieq Syihab, Eggi Sudjana menyebutkan bahwa penetapan tersangka kliennya merupakan sebuah rekayasa. Ia juga menyampaikan bahwa Rizieq Syihab tidak ingin kembali ke Indonesia karena merasa bahwa chat yang tersebar itu adalah rekayasa.

Perihal aksi selanjutnya yang akan digelar pada 9 Juni mendatang, acara tersebut juga diketahui sebagai tablig akbar. Acara tersebut menjadi cara untuk menguji kesiapan para umat dalam menyambut Rizieq Syihab nanti.

“Kita lihat kalau ternyata besok yang datang di Istiqlal itu sejuta orang, misalnya ya 500 ribu berarti umat sudah siap. Pokoknya Habieb pulang itu tergantung siap atau tidaknya kita. Kalau semua umat sudah siap, beliau akan pulang.” ungkap Sambo.

Potret Berita

Leave a Comment