- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
39 Tubuh Tak Bernyawa, Sopir Truk Ditangkap Di Essex
Potretberita.com – 39 mayat telah ditemukan di sebuah truk di Essex, Inggris tenggara. Korban tewas termasuk 38 orang dewasa dan satu remaja, yang ditemukan pada dini hari Rabu (23/10) pagi, kata Polisi Essex dalam sebuah pernyataan.
Layanan ambulans dipanggil ke Waterglade Industrial Park di Grays, Essex, hanya 22 mil sebelah timur London pusat, tempat para korban dinyatakan meninggal. Mayat-mayat itu ditemukan di sebuah kontainer pengiriman di belakang sebuah truk semi yang diparkir di sisi jalan tempat polisi sekarang melakukan penyelidikan.
Polisi telah meluncurkan penyelidikan pembunuhan dan telah menangkap pengemudi truk, seorang warga Irlandia Utara berusia 25 tahun, atas dugaan pembunuhan.
Polisi awalnya mengatakan mereka percaya truk itu tiba pada hari Sabtu (18/10) dari Bulgaria dan memasuki Inggris di pelabuhan di Holyhead, Wales Utara, lebih dari 300 mil barat laut Essex. Menurut Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borisov, namun kendaraan itu belum ada di Bulgaria sejak 2017. Reuters melaporkan bahwa truk itu didaftarkan di Bulgaria ke perusahaan yang dimiliki oleh Warga Negara Irlandia.
Polisi Inggris kemudian mengatakan truk itu melakukan perjalanan dari Zeebrugge, Belgia ke pelabuhan di Purfleet dekat Grays, Essex. Polisi mengatakan mereka percaya kontainer pengiriman yang dibawa oleh truk itu berasal dari Irlandia.
Wakil Kepala Polisi Pippa Mills mengatakan pada Rabu pagi bahwa identifikasi para korban adalah prioritas nomor satu bagi polisi. Dia mengatakan kebangsaan mereka masih belum jelas.
“Ini adalah insiden tragis di mana sejumlah besar orang kehilangan nyawanya,” kata Kepala Inspektur Polisi Essex, Andrew Mariner dalam pernyataan itu.
Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan di Twitter bahwa dia “terkejut” oleh insiden itu.
Penemuan itu terjadi dua hari setelah pihak berwenang Inggris mencari properti di Grays, Essex dan lokasi lain di wilayah itu sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap penyelundupan migran.
Badan Kejahatan Nasional Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis Senin bahwa lima orang ditangkap di Inggris selatan setelah 13 migran ditemukan di sebuah truk di pelabuhan Calais, Prancis, pada Sabtu malam. Baik Kepolisian Essex maupun Badan Kejahatan Nasional Inggris tidak segera tersedia untuk mengomentari kemungkinan hubungan antara kedua kasus.
Pada tahun 2001, seorang sopir truk Belanda dihukum karena pembantaian atas kematian 58 imigran Tiongkok yang mati lemas di belakang truk tomatnya yang ditemukan di Dover, Inggris selatan.
