12 Orang Terluka usai Pesawat Qatar Airways Doha-Dublin Alami Turbulensi

POTRET BERITA — Sekitar 12 orang mengalami luka-luka ketika pesawat maskapai Qatar Airways yang terbang dari Doha ke Dublin, Irlandia, mengalami turbulensi, pada Minggu (26/5).

Dikutip dari Reuters, manajemen bandara Dublin mengatakan, pesawat dengan nomor penerbangan QR017 itu berhasil mendarat dengan selamat sesuai yang dijadwalkan.

Pesawat jenis Boeint 787 Dreamliner tersebut mendarat di Bandara Dublin sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

“Saat mendarat, pesawat langsung disambut unit-unit layanan darurat, termasuk polisi bandara dan departemen pemadam kebakaran serta penyelamatan kami,” sebagaimana pernyataan resmi bandara Dublin.

“[Ada] 6 penumpang dan 6 awak [total 12] di dalamnya dilaporkan cedera setelah pesawat mengalami turbulensi saat mengudara di atas Turki,” lanjutan keterangan tersebut.

Diberitakan, peristiwa turbulensi yang menimbulkan luka tersebut terjadi lima hari usai peristiwa sama dialami pesawat maskapai Singapore Airlines rute London-Singapura. Yang mana Singapore Airlines terpaksa mendarat di Bangkok, Thailand.

Dalam peristiwa turbulensi Singapore Airlines, terdapat satu orang yang tewas yakni seorang penumpang berkebangsaan Inggris berusia 73. Sementara 20 orang yang lain menjadi korban luka hingga harus dirawat pelayanan medis intensif.

Berdasarkan catatan Dewan Keselamatan Transporasi Nasional AS, kecelakaan penerbangan terkait turbulensi merupakan hal yang paling umum terjadi.

Seperti sepanjang 2009 hingga 2018, badan AS itu menemukan kasus turbulensi menyumbang lebih dari sepertiga kecelakaan penerbangan yang dilaporkan. Sementara itu, sebagian besar mengakibatkan satu atau lebih cedera serius, tetapi tidak ada kerusakan pada pesawat.