Korsel : Bayi 45 Hari Positif Virus Corona

Potret Berita — Seorang bayi yang berusia 45 hari positif sudah terinfeksi virus corona di Korsel (Korea Selatan) dan menjadi pasien yang termuda, setelah muncul 586 kasus baru. Ayah si bayi merupakan anggota sekte keagamaan Shincheonji (kelompok penyebar pertama virus). Bayi usia 45hari itu positif menderita virus corona, tiga hari setelah ayahnya yang juga terinfeksi virus corona.

Sejak sudah positif dinyatakan tertular, Ibu dan bayinya ini langsung melakukan karantina di rumah secara mandiri di Gyengosan (rumah mereka). Otoritas Korea Selatan yang memperingatkan kasus bisa semakin luas dengan pusat di Daegu, yang dimana sekte Shincheojin berasal.

Dinas kesehatan yang sudah menyatakan dari seluruh total pengikut sekte (210.000 orang), mereka sudah memeriksa 88 persen dengan Yonhap yang melaporkan dua persen (4.200 orang) menderita virus corona. Pada Sabtu (29/02/2020), Seoul melaporkan bahwa perempuan yang berusia 73 tahun yang sudah sempat sembuh, ternyata kembali terinfeksi lagi.

Presiden Moon Jae-in yang menyatakan, pemerintahannya sudah berusaha menangkal habis-habisan virus corona setelah korban yang sudah mencapai 3.736 orangn. Sementara korban yang meninggal SARS-Cov-2 sudah mencapai 20 orang. Negara terbesar nomor tiga setelah kasus kematian Iran (43) dan Italia (29). Korea Selatan menjadi negara dengan infeksi yang terbesar di China, sejak virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 tersebut muncul pada bulan Desember 2019.

BACA JUGA : Cara Mencegah Kemandulan

“Pemerintah yang kini habis setelah meningkatkan darurat krisis ke tingkat yang lebih tinggi,” jelas Moon saat Hari Pergerakan Kemerdekaan.  “Kami akan mampu menangkal penyebaran virus corona dan menyelamatkan ekonomi yang saat ini terguncang,” jelasnya lagi.