- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Alasan Pramono Mau Maju Pilgub DKI
POTRET BERITA — Pramono Anung, Sekretaris Kabinet sekaligus politikus PDIP tidak menepis alasan partainya menunjuk dia untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2024.
Di mana salah satunya untuk menjaga tensi politik antara PDIP dengan pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Pramono paham banyaknya analisis publik akan mengarah ke situ sebab ia juga dekat dengan Presiden Joko Widodo. Ia juga tidak mempermasalahkan asumsi yang ada.
Akan tetapi, baginya yang penting adalah untuk menjaga stabilitas politik di tengah kondisi global yang tidak baik-baik saja.
“Jadi saya melihat salah satu faktor adalah supaya ketenangan ini terjaga. Dan saya mungkin alternatifnya, karena dianggap bisa berkomunikasi dengan semua orang,” terang Pramono, dilansir dari CNN Indonesia di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (28/8) malam.
Tak hanya untuk menciptakan kondisi ketenangan, Pramono juga mengingatkan, di mana partai mengamanatkan pada Pramono-Rano Karno untuk bisa menang di Jakarta.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga berpesan padanya untuk bekerja keras meraih kemenangan di Pilgub Jakarta.
“Jadi, buat saya ini adalah message bahwa saya dan Bang Doel ingin menang, bukan hanya ketenangan. Tetapi bahwa kami tidak membawa politik identitas dan sebagainya, pasti kami lakukan,” ucapnya.
Pramono menyebut, sejauh ini dia memang bisa menempatkan diri untuk berkomunikasi dengan siapapun. Ia mengaku bisa berkomunikasi dengan Anies Baswedan hingga ketua umum parpol yang lain.
Pramono menceritakan, jika banyak elite parpol yang kaget dengan keputusan PDIP yang menunjuknya di Jakarta.
Awalnya, dia mengaku sempat menolak dan tidak menyangka akan mendapatkan amanah tersebut dari Megawati.
“Saya bilang, bukan turun gunung. Ini mendaki gunung yang tinggi banget, yang tidak ada dalam bayangan saya,” ucap Pramono.
“Tetapi karena itu sudah menjadi keputusan dan ketika keputusan itu sudah diiyakan, ya sudah,” tambahnya.
Secara resmi, Pramono Anung dan Rano Karno didaftarkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Jakarta 2024. Pasangan ini diusung PDIP dan Hanura.
Selain itu, paslon lain yang akan bertarung di Pilgub DKI Jakarta adalah Ridwan Kamil-Suswono. Mereka diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus.
Lalu, ada paslon dari jalur independen yakni Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Akan tetapi, pasangan ini belum daftar ke KPUD DKI.
Kemudian, ada juga nama Anies sebelumnya sempat dikaitkan sebagai jagoan PDIP di Pilkada Jakarta.
